Hahahaha......sudah lama sekali ana tidak mengupdate blog ini lagi, maklum masih kalah bersaing ama si facebook.com uy.....kekeke.
mungkin ana mencoba lagi lah untuk mengupdate blog ini, mau sekalian promosi jualan....:P.
Sabtu, 2009 Juli 04
Ready to fly!!!
Diposkan oleh Iman Rasidi di 7/04/2009 08:25:00 AM 0 komentar
katagori my story
Minggu, 2008 November 23
Sweater / jaket Polos
Sweater yang ana jual adalah :
- Sweater / jaket polos tanpa sablon.
- model ada yang pake ponco dan tidak
- Untuk yang pake sleting ana pake sleting yang besi.
- Warna dan ukuran bebas!!!.
- dan harga Rp. 90.000 (belum termasuk ongkos kirim, ana menggunakan jasa pengiriman TIKI untuk luar Bandung).
bila tertarik silakan kirim e-mail ke : iman2_us@yahoo.com
untuk saat ini hanya melayani order eceran (barang masih terbatas).
Read More..
Diposkan oleh Iman Rasidi di 11/23/2008 05:19:00 AM 3 komentar
katagori my story
Quality Control (Pengendalian Mutu)
KONSEP BARU KEGUNAAN QUALITY CONTROL
APA YANG DINAMAKAN QUALITY CONTROL
Manusia sejak awal, sudah memiliki penilaian kebutuhan suatu barang yaitu antara barang yang baik dan tidak baik. Maka dari
Dalam pasar tradisional sering terlihat ada konsep QC yaitu seperti orang yang menjual buah – buahan, ada yang dipisah – pisahkan antara yang besar dengan harga yang mahal dan yang kecil dengan harga yang lebih murah, dan ada juga yang dicampur, pembeli tidak boleh memilih. Berarti dari
Untuk perusahaan kecil kontrol hanya dilaksanakan sendiri, termasuk kualitas oleh karena itu masalah QC tidak begitu penting, tetapi jika untuk perusahaan menengah dan besar seharusnya perlu adanya QC secara khusus. Untuk itu QC menjadi suatu bagian tersendiri (khusus).
Quality Control adalah profesi Inspecting, Testing, dan Grading. Dengan menggunakan statistik sebagai analisa angka-angka (data-data) yang tepat sebagai jawaban untuk pembanding dan estimasi hasil yang baik dan yang tidak baik dipisah-pisahkan (grading) untuk mencari mana yang dapat diterima (Accept) dan mana yang ditolak (Reject).
Tujuan pengusaha menjalankan QC adalah untuk mencari just to the point dengan cara yang fleksible dan untuk menjamin agar konsumen merasa puas, investasi bisa kembali, serta perusahaan mendapatkan keuntungan.
Bagian pemasaran dan bagian produksi tidak perlu memaksakan, tetapi perlu kelancaran dengan memanfaatkan data, inspection dan testing dengan analisa statistik dari QC yang disampaikan kepada pihak produksi untuk mengetahui bagaimana hasil kerjanya sebagai langkah untuk perbaikan.
Saat pelaksanaan QC dan testing bisa ditemukan beberapa masalah kualitas khusu, kemudian dibuat suatu study masalah khusus agar dapat dipergunakan untuk mengatasi masalah di bidang produksi.
Disamping tersebut di atas tugas QC yaitu : jika terjadi komplain atau return, mengadakan cek ulang dan menyatakan kebenaran return untuk bisa diterima atau tidak diterima secara terpisah lalu laporkan kepimpinan supaya bisa mengusut dan memberikan informasi ke departemen terkait untuk kemajuan proses berikutnya.
Untuk penyelesaian barang – barang seconds Quality juga merupakan tanggung jawab dan tugas QC.
KONSEP PELAKSANAAN QC TERHADAP DEPARTEMEN QC
Pada perusahaan besar maupun menengah, pelaksanaan tugas Quality Control diperlukan personil yang perpendidikan tinggi (sarjana) dan memiliki kemampuan untuk menganalisa data statistik, memiliki kemampuan dan pengalaman dalam manajemen produksi serta bersikap jujur, mampu menahan diri dan mempunyai loyalitas yang tinggi terhadap perusahaannya. Tidak takut menghadapi kesulitan dan tidak menerima jasa serta siap untuk tidak merasa sedih jika menerima kondisi yang pahit, sebab dari dulu berprofesi seperti ini tidak sederhana dan harus berirama (berfrekuensi), ahli di bidang teknologi dan pengalaman dalam mengatasi masalah personil.
Untuk melaksanakan QC selain harus mendapatkan dukungan dari atasan, juga memerlukan seseorang yang mempunyai kedudukan tinggi dan bertanggung jawab, serta aktif dalam konsep QC, disiplin untuk memberikan konsepnya kepada semua orang, dan harus bisa bekerja sama, serta harus team work.
Dengan ini profesi QC bisa lancar dan bisa cepat mengalami kemajuan.
Memang kerja QC kadang-kadang insidentil dan antisipasi resolusi proposal, kami percaya konsep dasar dan pokok adalah menggunakan QC, maka di dalam penggunaan QC selain mampu menguasai teknologi dan ilmu secara umum, juga memerlukan pemikiran dari segi material dan spiritual. Jika tidak demikian mungkin berlawanan dan akan timbul perpecahan yang akhirnya tidak bermanfaat untuk perusahaan.
Perlu kita ketahui segenap anggota QC harus bekerja dalam kondisi adil terhadap profesinya dan dengan sungguh – sungguh mampu menemukan permasalahan yang serius akan tetapi penyampaiannya harus dengan kata – kata yang baik, sedapat mungkin dengan ramah dan netral.
Pada umumnya saat menerima klaim masing – masing departement hampir semua dengan menggunakan cara yang sama yaitu : proteksi diri sendiri kemudian melemparkan masalahnya dengan orang lain ketika menghadapi pengusutan dari atasannya.
Sesungguhnya kalim dari konsumen mencakup banyak penyebabnya.
Contoh : ada klaim barang konfeksi dari konsumen dan yang pertama kali harus menerima dan bertanggung jawab seharusnya bagian Garment (konfeksi), tetapi mereka dapat mencari cacat yang asalnya bukan dari konfeksi, misalnya miss print yang cacat dari bagian printing atau double pick yang cacat dari kain grey, padahal ada teknologi tambal sulam yang harus dikuasai tapi saat proses konfeksi tidak mampu, sehingga standarnya tidak sesuai dan dalam percakapan menghindari masalah yang sesungguhnya, sehingga membuat hal yang negatif. Kemudian setelah dianalisa oleh QC ternyata ditemukan masalah printing 10% dari kain grey 10% dan yang 70% dari konfeksi, sedang untuk yang lainya 10% ini hasil analisa disalah satu perusahaan tekstil yang menengah dan yang besar. Oleh karena itu bukan setiap departement harus berhati – hati, tetapi yang terpenting adalah masalah konfeksi yang harus diperkuat dalam melatih tenaga kerjannya dan tidak perlu membuang-buang waktu untuk ribut-ribut yang tidak menemukan titik sasarannya serta tidak mencapai tujuan, dalam mengatasi permasalahan yang lebih baik.
PANDANGANORANG UMUM TERHADAP QUALITY CONTROL
Pada umumnya pejabat yang bersangkutan hanya berkonsep QC, jika pendirian tidak sama, konsepnyapun tidak sama.
Menjalankan profesi QC didalam perusahaan, konsepnya harus tepat,mampu bekerja sama, pembagian tugas yang adil, kreatif dan rajin serta harus team work.
Secara umum ada beberapa konsep QC, antara lain :
- konsep QC antara pembelidan penjual pada negara yang mempunyai standar kehidupan dan selera serta permintaan konsumen yang tidak sama, yaitu :
è ada konsumen yang mempunyai permintaan mengharuskan kualitas produksi pada tingkat paling atas. Walau harganya tinggi tidak jadi masalah, misalnya : untuk label /merk yang ternama contoh : seperti di negara eropa, Amerika dan jepang pada saat ini.
è Ada konsumen yang mempunyai selera harganya murah walaupun kualitas produksinya kurang tidak jadi masalah, misalnya Afrika, timur tengah atau konsumen dari pedesaan.
è Ada konsumen yang maunya harganya murah, kualitas bagus dan deliverynya cepat dan tepat, biasanya para pengusaha.
- konsep QC dari pengusaha dapat dibagi – bagi sesuai dengan kesuksesannya :
è hasil kualitas yang baik, dapat memuaskan konsumen dan mendapatkan keuntungan serta memerintahkan bawahan untuk betul – betul bertanggung jawab.
è Harus mengadakan percobaan dan pembuktian terhadap standar kualitas yang dicurigai dan tidak perlu khawatir jika terjadi kegagalan, harus ada kemauan dan tekad untuk mengambil pengalaman demi mengurangi kerugian yang lebih nyata.
è Meminta kepada bawahan untuk menjual hasil yang ”O” defect, dan tidak dibenarkan terjadi barang second Quality menumpuk di gudang.
è Ada beberapa pimpinan yang menerima klaim dari konsumen tetapi harus benar – benar tepat dan ada yang mengganti dengan mengubah syarat harus dapat menemukan penyebabnya supaya bisa untuk diperbaiki. Dan jangan sampai menempatkan orang yang tidak mampu dan tidak mudah melakukan kesalahan serta harus maklum terhadap hati sanubari mereka.
Memberikan pelayanan terhadap masyarakat juga harus dipelihara dengan baik dan bertanggung jawab terhadap anak buahnya yaitu dengan memperhatikan kehidupan dan kesejahteraannya, rasa aman dan adil sehingga anak buah tersebut ada kemauan bertanggung jawab terhadap konsep QC yang diberikan.
è Sehingga barang hasil produksi apa yang paling parah jika terjadi kesalahan dari pihak produksi harus dikenakan ganti rugi.
- konsep QC dari pihak / unit produksi
è para karyawan diproduksi harus mau mengerti dan bertanggung jawab apabila terdapat salah satu produksinya cacat. Dengan ini masalah kualitas produksi yang harus menjadi tanggung jawabanya jangan sampai jelek terus menerus. Dalam konsep pokok QC didalam proses produksi ialah baik buruknya barang produksi adalah merupakan tanggung jawab manager produksi. Bagian QC tidak berhak mencampuri urusan ini, karena tidak demikian sistem kerja QC didalam kenyataannyatidak bisa leluasa dijangkau. Contohnya : karyawan / karyawati tidak tahu menahu sehingga pihak pimpinan memiliki kesempatan untuk melempar tanggung jawabnya. Dari sini bisa menjadi penyebab kesalahpahaman, sehingga terjadi masalah yang tidak baik
è konsep QC terhadap bagian produksi :
hasil produksi di cross check lagi oleh bagian QC dan hasilnya diinformasikan kepada bagian produksi dengan data yang jelas sebagai komunikatif, kemudian ditindaklanjuti oleh QC.
Hal ini sama seperti kepala keluarga yang memepunyai anak – anak yang sekolah, dan dari pihak sekolah memberikan informasi berupa rapor (hasil study dari anak tersebut) kepda orang tuanya, agar orang tua tersebut bisa mengetahui kondisi anaknya disekolah, biasanya untuk hasil yang baik mendapatkan hadiah dan untuk hasil yang tidak baik diberikan pengarahan agar mereka bisa berubah lebih maju.
Diposkan oleh Iman Rasidi di 11/23/2008 04:30:00 AM 0 komentar
katagori INDUSTRI
Sabtu, 2008 September 13
Sumpah.....Asli makanan sampah
Ceritanya objek yang jadi berita makanan sampahnya adalah daging sapi, dimana sipelaku yang hina mendapatkan sisa – sisa daging sapi (sisa dimakan lho) dari sebuah hotel kemudian daging sisa tersebut dicuci dengan menggunakan formalin dan yang terakhir di goreng kembali lalu dipasarkan dengan harga yang jauh lebih murah dari harga pasaran entah berupa daging yang dibungkus atau dijadikan baso.
Wew....bener klo dipikir – pikir diindonesia ini banyak berkembang makan – makanan junk food dalam arti sesungguhnya........dan ana tidak habis pikir bahwa ada orang yang mau menjalankan usaha seperti itu. Ada satu pesan yang ana ingin sampaikan kepada para penikmat daging – daging sapi apapun nama jenis makanannya yaitu JANGAN PERNAH MENYISAKAN MAKANAN!!! Bila kepikiran makan itu tidak akan habis jangan pesan berlebihan. Sedangkan kepada orang yang berkutat dibisnis makanan sampah....TOBATLAH KALIAN SEMUA masih banyak usaha yang lebih baik, halal dan tidak merugikan orang lain tentunya.
Diposkan oleh Iman Rasidi di 9/13/2008 11:01:00 AM 2 komentar
katagori my story
Jumat, 2008 September 05
Welcome Ramadhan
Alhamdulillah....bulan Ramadhan sudah tiba kembali dan alhamdulillah juga ana masih diberi waktu untuk menjalankan salah satu kewajiban sebagai seorang muslim yang baik yaitu puasa selama sebulan penuh. Menahan lapar, haus dan juga yang tak kalah penting puasa menahan segala macam hawa nafsu. Banyak ayat Al Qur’an dan sunah Rasulullah menjelaskan tentang keutamaan – keutamaan atau pahala – pahala yang kita dapatkan pada saat menjalan puasa di bulan ramadhan diantaranya :
Bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al Qur’an. Allah SWT berfirman:
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ
“Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur`an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang batil).” (Al-Baqarah: 185)
Pada bulan ini para setan dibelenggu, pintu neraka ditutup dan pintu surga dibuka.
Rasulullah bersabda:
إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِقَتْ أَبْوَابُ النِّيْرَانِ وَصُفِدَتِ الشَّيَاطِيْنُ
“Bila datang bulan Ramadhan dibukalah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu-pintu neraka dan dibelenggulah para setan.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Pada bulan Ramadhan pula terdapat malam Lailatul Qadar. Allah SWT berfirman:
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ. وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ. لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ. تَنَزَّلُ الْمَلاَئِكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ. سَلاَمٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ
“Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al Qur’an pada malam kemuliaan. Tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan hingga terbit fajar.” (Al-Qadar: 1-5)
Penghapus Dosa
Ramadhan adalah bulan untuk menghapus dosa. Hal ini berdasar hadits Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda:
الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمْعَةُ إِلَى الْجُمْعَةِ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاتٌ لَمَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتُنِبَتِ الْكَبَائِرُ
“Shalat lima waktu, dari Jum’at (yang satu) menuju Jum’at berikutnya, (dari) Ramadhan hingga Ramadhan (berikutnya) adalah penghapus dosa di antaranya, apabila ditinggalkan dosa-dosa besar.” (HR. Muslim)
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan dengan keimanan dan mengharap ridha Allah, akan diampuni dosa-dosanya yang terdahulu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah z)
Subhanallah bukan?....ana akan menjadi orang yang benar – benar merugi apabila ana melewatkan puasa di bulan Ramadhan ini begitu saja. Hmmm......”Ya Allah berilah ana waktu untuk menjalankan puasa ramadhan ini, berilah petunjukmu pada ana, jauhkan ana dari hal – hal yang dapat merusak ibadah puasa ana, berilah kekuatan kepada ana untuk bisa menahan segala macam hawa nafsu, dan semoga Engkau menerima semua amalan dan perbuatan baik yang ana kerjakan dan menghapuskan amalan dan perbuatan buruk ana....Aamin”.
Read More..Diposkan oleh Iman Rasidi di 9/05/2008 03:53:00 PM 0 komentar
katagori my story

