Sekitar jam 5 sore pas lagi santai, ana sempet melihat berita sore di salah satu tv swasta di indonesia. Dimana berita tersebut sedang membahas salah satu daerah di kalimantan barat, tepatnya didesa entikong dikabupaten sangau kalimantan barat yang merupakan daerah perbatasan antara negara indonesia dan malaysia.
Kemudian si pembawa berita membicarakan tentang keadaaan desa tersebut. Dimana keadaan disana memang identik dengan kemiskinan. Bahan makanan pokok, pakaian atau bahan – bahan yang lainya ( selain kayu yaa....hehehe ) memang rada – rada sulit untuk didapatkan. Kebanyakan dari mereka mencari atau membeli bahan – bahan pokok adalah dengan membeli di desa lain, akan tetapi desa tersebut merupakan desa kawasan malaysia. Mengapa begitu??? Karena mereka mempunyai alasan tertentu yaitu bila membeli kedesa yang ada di daerahnya ( masih kawasan indonesia ) dinilai cukup jauh dan jalannya cukup sulit untuk dilalui, seperti biasa ini salah satu masalah yang selalu dihadapi oleh bangsa indonesia yang katanya kaya, sampai – sampai bikin jalan aja sulit...hohoho. ga pake visa nih???...kebanyakan penduduk disitu hanya memerlukan surat izin saja untuk bisa masuk kekawasan malay tersebut.
Dan ada hal yang cukup menarik sekaligus cukup aneh, dikarenakan desa entikong ini bisa dibilang miskin, banyak orang indonesia yang berubah kewarganegaraannya menjadi kewarganegaraan malaysia dan mendapatkan pekerjaan sebagai penjaga perbatasan dinegara malaysia tentunya. Akan tetapi hal tersebut hanya bisa diperoleh dengan syarat – syarat tertentu....hehehe. tapi tidak sedikit pula orang yang masih bangga menjadi warga indonesia disitu. Ana mendengar percakapan antara si reporter dengan seorang ibu didesa tersebut, ketika itu si ibu mengucapkan kalimat yang cukup membanggakan sekaligus pelajaran bagi kita pentingnya sebuah pengabdian....dia mengatakan “saya akan tetap menjadi warga indonesia, walau pun saya hidup miskin”............wooowwww......keren sekali bukan kata – katanya???......meskipun mereka hidup dalam kemiskinan mereka masih “kekeh” bahwa mereka mencintai bangsa indonesia......hebat!!! ( padahal ana juga belum tentu....hahahaha ).
Eh.....iya disana juga berdiri sebuah sekolah dasar negeri, sekolah tersebut mempunyai tiga kelas...yang hebatnya lagi disekolah tersebut hanya ada satu guru saja......hohoho.....hebat bukan???.........
Nb : kepada pak presiden republik indonesia yang tercinta......sudikah engkau memperhatikan mereka???...........terima kasih.



3 Comments:
harus bangga donk...walaupun kita miskin tapi kan gak nyuri seperti malaysia
Seperti apapun keadaan disini, kita tetap harus bangga sbg orang Indonesia.
iya..1 hal yang malaysia harus belajar dari Indonesia adalah NASIONALISME
Dan satu hal yang Indonesia harus belajar dari malaysia adalah MBANGUN JALAN
dan satu hal yang semua harus hindari dari Malaysia adalah miskin kreatifitas dan terlalu pd ngaku2 punya org sebagai punya nya...
Post a Comment